
Mengenal Caplak, Hewan Pengisap Darah yang Viral di Media Sosial
Caplak, Hewan Pengisap Darah yang Mengerikan
Baru-baru ini, warganet dihebohkan dengan munculnya hewan asing yang mengisap darah manusia. Setelah melihat foto makhluk tersebut, seorang profesor biologi memberikan jawaban tentang identitas hewan itu.
Akun tersebut membagikan foto hewan yang melekat pada kaki, leher, dan rambut, membuat banyak orang penasaran. Hewan berkaki banyak itu tidak kunjung mati meski sudah diinjak-injak, membuat banyak orang khawatir.
Profesor Biologi Menjelaskan
Profesor Rosichon Ubaidillah MPhil, PhD, seorang ilmuwan biologi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), menjelaskan bahwa makhluk itu bukanlah serangga, melainkan caplak atau tick, famili Ixodidae. "Kemungkinan itu dari genus Rhipicephalus sp, bisa mengisap darah anjing, babi, dan bisa manusia," terangnya.
Caplak ini berbahaya karena dapat mentransfer mikroba patogen dan menjadi vektor penyakit menular. Prof Rosichon menjelaskan bahwa caplak ini dapat menularkan bakteri Rickettsia rickettsii, penyebab Demam Berbintik Rocky Mountain, dan Rickettsia conorii, penyebab Demam Berbintik Mediterania atau demam boutonneuse.
Dampak dari Gigitan Caplak
Dampak dari digigit hewan ini bisa beragam, mulai dari demam, sakit kepala parah, nyeri otot, hingga munculnya ruam merah khas berupa bintik-bintik kecil yang dimulai dari pergelangan tangan/kaki lalu menyebar ke seluruh tubuh.
Ketika ditanya tentang perbedaan antara caplak ini dan lone star tick, Prof Rosichon menjelaskan bahwa keduanya memiliki perbedaan. "Lone star tick kulitnya lebih keras dan menimbulkan Alpha-gal Syndrome atau pemicu kondisi alergi daging merah," tegasnya.
Pentingnya Mengenal Caplak
Mengenal caplak dan bahayanya sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit. Dengan memahami identitas dan karakteristik caplak, kita dapat mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat untuk melindungi diri dan keluarga dari bahaya caplak.
Caplak dapat ditemukan di berbagai tempat, terutama di area yang lembab dan berumput. Mereka dapat menyerang manusia dan hewan peliharaan, sehingga penting untuk selalu waspada dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat.
Langkah-Langkah Pencegahan
Untuk mencegah gigitan caplak, kita dapat mengambil beberapa langkah, seperti mengenakan pakaian yang tertutup, menggunakan insektisida, dan menghindari area yang lembab dan berumput. Selain itu, kita juga dapat melakukan pemeriksaan rutin pada diri dan hewan peliharaan untuk mendeteksi adanya caplak.
Dengan memahami bahaya caplak dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat, kita dapat melindungi diri dan keluarga dari bahaya caplak. Jadi, penting untuk selalu waspada dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mencegah penyebaran penyakit yang disebabkan oleh caplak.