
Penemuan Laba-Laba Tersenyum di Himalaya, Mengungkap Rahasia Baru di Balik Wajah Uniknya
Penemuan Tak Sengaja
Laba-laba dengan corak menyerupai wajah tersenyum, yang dikenal sebagai "happy face spider", selama ini diyakini hanya ditemukan di Kepulauan Hawaii. Namun, penemuan baru-baru ini di kawasan pegunungan tinggi Himalaya telah mematahkan teori tersebut. Penemuan ini terjadi secara tidak sengaja, ketika tim peneliti sedang melakukan survei lapangan tentang kehidupan semut di wilayah pegunungan utara India.
Spesies Baru Ditemukan
Para ilmuwan menamai spesies baru ini dengan nama ilmiah Theridion himalayana, yang berarti laba-laba wajah tersenyum dari Himalaya. Penemuan ini sangat menarik, karena laba-laba ini memiliki kemiripan yang sangat mencolok dengan laba-laba wajah senyum asli Hawaii. "Penemuan ini tidak disengaja karena survei kami awalnya tentang semut. Namun rekan penulis saya (Ashirwad Tripathy) terus mengirimkan saya foto laba-laba dari wilayah dataran tinggi untuk diidentifikasi," ujar Devi Priyadarshini, salah satu penulis studi yang telah diterbitkan dalam jurnal Evolutionary Systematics.
Momen Mendebarkan
Priyadarshini menceritakan momen mendebarkan ketika ia pertama kali melihat foto laba-laba tersebut. "Jadi, pada suatu hari yang cerah, ketika dia membagikan gambar ini dari bagian bawah daun Daphniphyllum, saya langsung terpaku karena terkejut. Saya pernah melihat laba-laba Hawaii tersebut saat menempuh program magister, dan saya langsung tahu saat itu juga bahwa kami mendapatkan 'jackpot' karena kemiripannya yang sangat mencolok," tambahnya.
Lanskap Lingkungan yang Berbeda
Para ilmuwan menjelaskan bahwa laba-laba yang hidup di dataran tinggi memiliki lanskap lingkungan yang berbeda, di mana vegetasi atau tumbuh-tumbuhannya jauh bervariasi dibandingkan dengan wilayah dataran rendah. Hal ini membuat laba-laba ini memiliki adaptasi yang unik untuk bertahan hidup di lingkungan yang berbeda.
Pemilihan Nama
Ashirwad Tripathy, kandidat PhD dari Forest Research Institute setempat, menjelaskan bahwa mereka ingin memberikan penghormatan yang tinggi kepada alam bebas dengan memilih nama himalayana. Nama ini dipilih karena mereka berdua ingin menghormati kemegahan pegunungan Himalaya yang tidak hanya berdiri kokoh menjaga negara, tetapi juga menyimpan keanekaragaman hayati yang sangat melimpah di dalamnya.
Variasi Warna yang Berbeda
Para ilmuwan berhasil mengidentifikasi 32 variasi warna yang berbeda, atau disebut sebagai "morfi", dari spesies baru ini. Seluruh spesimen tersebut dikumpulkan dari tiga lokasi berbeda di Uttarakhand, yaitu Makku, Tala, dan Mandal. Melalui analisis DNA yang mendalam, terungkap bahwa laba-laba ini memiliki perbedaan variasi genetik sekitar 8,5 persen jika dibandingkan dengan laba-laba wajah senyum asli Hawaii.
Bukti Kuat
Angka ini menjadi bukti kuat dan mengonfirmasi bahwa Theridion himalayana berasal dari garis keturunan terpisah yang berevolusi secara mandiri di benua Asia. Penemuan ini membuka pintu baru untuk memahami keanekaragaman hayati di wilayah Himalaya dan mengungkap rahasia baru di balik wajah unik laba-laba tersenyum.