Lasercoms Membuka Era Baru Komunikasi Antariksa dengan Artemis 2

Lasercoms Membuka Era Baru Komunikasi Antariksa dengan Artemis 2

Published:

Revolusi Komunikasi Antariksa

Lasercoms, teknologi komunikasi yang menggunakan laser untuk mengirim data, telah membuka era baru dalam komunikasi antariksa. Dengan kemampuan mengirim data secara optik, lasercoms memungkinkan pengiriman video dan gambar dengan resolusi tinggi dari luar angkasa. Misi Artemis 2 NASA merupakan contoh nyata dari keberhasilan teknologi ini, di mana astronaut dapat mengirim video dan gambar dengan resolusi tinggi dari bulan.

Orion Artemis 2 Optical Communications System (O2O)

Perangkat yang digunakan dalam misi Artemis 2 adalah Orion Artemis 2 Optical Communications System (O2O), yang dikembangkan oleh peneliti di MIT's Lincoln Laboratory. O2O menggunakan laser inframerah untuk mengirim data ke Bumi dengan kecepatan hingga 260 megabyte per detik, lebih cepat dari beberapa koneksi internet rumah. Pilihan menggunakan laser inframerah bukanlah keputusan yang sembarangan, karena laser inframerah dapat melewati awan tipis dan memiliki frekuensi yang lebih tinggi daripada gelombang radio, sehingga memungkinkan pengiriman data yang lebih banyak.

Keberhasilan Misi Artemis 2

Keberhasilan misi Artemis 2 tidak hanya terletak pada kemampuan lasercoms, tetapi juga pada kemampuan astronaut untuk mengambil gambar dan video yang luar biasa. Gambar-gambar seperti "Hello, World" dan "Earthset" tidak terjadi secara kebetulan, karena awak pesawat telah dilatih untuk mengamati dan memotret bulan dan Bumi. Sistem O2O memastikan bahwa gambar-gambar terbaik dapat dikirim kembali ke Bumi dan disebarkan di seluruh dunia dalam waktu beberapa jam setelah diambil.

Asal Muasal O2O

Sistem O2O memiliki asal muasal dari proyek yang dikembangkan oleh tim Lincoln Laboratory yang disebut Modular, Agile, and Scalable Optical Terminal (MAScOT). MAScOT telah terbang ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dan diuji untuk pertama kalinya pada tahun 2023. O2O merupakan evolusi dari MAScOT, yang terdiri dari tiga modul: modul optik, modul modem, dan modul kontrol.

Kelebihan Lasercoms

Lasercoms memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan gelombang radio, seperti kecepatan pengiriman data yang lebih tinggi dan kemampuan untuk mengirim data secara optik. Dengan kemampuan ini, lasercoms dapat mengirim video dan gambar dengan resolusi tinggi dari luar angkasa, sehingga memungkinkan kita untuk merasakan seperti berada di sana secara langsung. Farzana Khatri, yang merupakan insinyur sistem utama di Lincoln Laboratory's Optical and Quantum Communications Group, mengatakan bahwa "O2O dapat meningkatkan kecepatan pengiriman data hingga 10 kali lipat dari yang ada sekarang, sehingga memungkinkan kita untuk mengikuti misi Artemis di masa depan dengan lebih dekat."

Masa Depan Komunikasi Antariksa

Dengan keberhasilan misi Artemis 2, lasercoms telah membuka era baru dalam komunikasi antariksa. Dengan kemampuan mengirim data secara optik, lasercoms memungkinkan pengiriman video dan gambar dengan resolusi tinggi dari luar angkasa, sehingga memungkinkan kita untuk merasakan seperti berada di sana secara langsung. Masa depan komunikasi antariksa terlihat cerah, dan dengan kemampuan lasercoms, kita dapat mengharapkan pengalaman yang lebih imersif dan interaktif dalam menjelajahi luar angkasa.