
Kru Antariksa NASA dan Roscosmos Kembali ke Bumi Setelah 241 Hari di Stasiun Luar Angkasa
Pulang ke Bumi
Kru antariksa yang terdiri dari astronaut NASA Chris Williams dan dua cosmonaut Rusia, Sergey Kud-Sverchkov dan Sergei Mikaev, telah kembali ke Bumi setelah menghabiskan 241 hari di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Mereka menggunakan kapsul Soyuz MS-28 untuk kembali ke Bumi.
Proses Kembali ke Bumi
Proses kembali ke Bumi dimulai pada hari Sabtu pagi dengan upacara serah terima komando di atas ISS. Kud-Sverchkov menyerahkan komando ISS kepada astronaut NASA Jessica Meir, yang menandai transisi dari Ekspedisi 74 ke Ekspedisi 75. Setelah itu, kru memberikan salam perpisahan dan menutup hatch antara ISS dan Soyuz MS-28 pada hari Sabtu malam.
Peluncuran dan Misi
Soyuz MS-28 diluncurkan ke ISS pada tanggal 27 November, yang bertepatan dengan Hari Thanksgiving. Peluncuran tersebut menandai awal misi antariksa pertama bagi Williams dan Mikaev, serta misi kedua bagi Kud-Sverchkov. Selama misi, kru telah mengorbit Bumi sebanyak 3.856 kali dan menempuh jarak lebih dari 102 juta mil (164 juta kilometer).
Kembali ke Bumi
Soyuz MS-28 berhasil undock dari ISS pada pukul 3:03 pagi ET pada hari Minggu (26 Juli) dan mendarat di Bumi sekitar 3 jam dan 24 menit kemudian. Kru kemudian diterbangkan dengan helikopter ke Karaganda, Kazakhstan, tempat tim pemulihan berbasis. Williams akan kembali ke Pusat Antariksa Johnson NASA di Houston, sementara Kud-Sverchkov dan Mikaev akan kembali ke basis pelatihan mereka di Star City, Rusia.
Refleksi Misi
Setelah kembali ke Bumi, kru dapat merefleksikan pengalaman mereka selama misi. Mereka telah menghabiskan waktu yang lama di luar angkasa dan telah melihat banyak hal yang luar biasa. Kud-Sverchkov, yang telah menghabiskan 426 hari dan 9 menit di luar angkasa, dapat merefleksikan pengalaman dan pengetahuan yang telah dia peroleh selama misi.
Penutup
Kembali ke Bumi setelah misi luar angkasa yang panjang merupakan pengalaman yang unik dan menantang. Kru antariksa harus beradaptasi dengan gravitasi Bumi dan menghadapi tantangan yang baru. Namun, dengan pengalaman dan pengetahuan yang telah mereka peroleh, mereka dapat membantu meningkatkan pemahaman kita tentang luar angkasa dan bagaimana kita dapat menjelajahinya dengan lebih baik di masa depan.