Dinosaurus Bercakar Sabit yang Mirip Bajing Terbang, Pemangsa Burung Sejak 120 Juta Tahun Lalu

Dinosaurus Bercakar Sabit yang Mirip Bajing Terbang, Pemangsa Burung Sejak 120 Juta Tahun Lalu

Published:

Penemuan Fosil yang Mengubah Pandangan

Ketika kita membayangkan dinosaurus pemangsa, kita mungkin langsung teringat pada sosok Velociraptor yang lincah dan mengerikan di film Jurassic Park. Namun, penemuan fosil berusia 120 juta tahun di wilayah barat laut China telah mengubah total cara pandang kita terhadap keluarga dinosaurus bercakar sabit tersebut.

Spesies Baru yang Mirip Burung

Para ilmuwan baru saja mengonfirmasi penemuan spesies baru dari kelompok microraptor, sepupu Velociraptor yang berukuran jauh lebih kecil, bertubuh penuh bulu, dan gemar meluncur dari pohon ke pohon. Spesies baru ini diberi nama Jian changmaensis, dengan nama "Jian" yang diambil dari mitologi China tentang burung bermata satu dan bersayap satu, sebagai penghormatan terhadap karakteristiknya yang sangat menyerupai burung modern.

Cekungan Changma, Situs Kuburan Massal Burung Purba

Cekungan Changma di Provinsi Gansu, lokasi tempat fosil langka ini berhasil digali, sebenarnya sudah sangat terkenal di dunia paleontologi sebagai situs kuburan massal bagi fosil burung-burung purba. Tim peneliti bahkan telah menemukan lebih dari seratus fosil burung di sana, namun Jian changmaensis adalah satu-satunya fosil dinosaurus non-burung yang berhasil ditemukan di kawasan tersebut.

Informasi Baru tentang Sejarah Biologis Wilayah Changma

Menurut Dr. Matt Lamanna, Senior Dinosaur Researcher di Carnegie Museum of Natural History, Pittsburgh, "Jian changmaensis mengungkap bahwa dinosaurus non-burung juga hidup di wilayah yang sekarang menjadi Cekungan Changma, area yang terkenal dengan fosil burungnya. Tim kami telah menemukan lebih dari seratus fosil burung di Changma, tetapi hanya satu spesimen dinosaurus non-burung ini. Jian memberikan informasi baru yang krusial tentang sejarah biologis wilayah Changma dan konteks ekologis dari nenek moyang burung masa kini."

Penampilan yang Tidak Menyerupai Monster Reptil

Jika kita melihat ilustrasi atau rekonstruksi dari Jian changmaensis, penampilannya sama sekali tidak menyerupai monster reptil. Dr. Matt Lamanna mengungkapkan, "Jika Anda melihat makhluk itu sedang duduk di atas pohon, Anda tidak akan berpikir tentang Velociraptor dari film 'Jurassic Park'. Ini adalah dinosaurus yang sangat mirip burung dan bisa terbang ke udara sampai batas tertentu."

Bulu yang Lebat dan Empat Buah Sayap

Seluruh tubuh microraptor ini ditutupi oleh bulu yang lebat, bahkan lebih banyak daripada burung modern. Selain di area lengan atau sayap utamanya, bulu-bulu panjang juga tumbuh lebat di bagian kaki belakangnya, memberikan penampakan seolah-olah mereka memiliki empat buah sayap. Dr. Matt Lamanna mengatakan, "Hal itu membuat banyak ahli paleontologi menduga bahwa makhluk-makhluk ini kemungkinan menghabiskan sebagian waktu di tanah, tetapi mereka juga bisa memanjat dan meluncur dari pohon ke pohon, hampir mirip dengan bajing terbang (tupai terbang) modern."

Ukuran Tubuh yang Sebesar Burung Hantu Serak

Dari segi ukuran, jika microraptor terkecil di dunia memiliki ukuran tubuh sebesar burung gagak, maka Jian changmaensis diperkirakan memiliki ukuran tubuh sebesar burung hantu serak (barn owl). Penemuan ini telah memberikan informasi baru tentang sejarah biologis wilayah Changma dan konteks ekologis dari nenek moyang burung masa kini.