Teknologi Misi Bulan dan Mars: NASA Kolaborasi dengan 37 Perusahaan Amerika

Teknologi Misi Bulan dan Mars: NASA Kolaborasi dengan 37 Perusahaan Amerika

Published:

Program Kolaborasi NASA

Teknologi misi Bulan dan Mars menjadi fokus utama NASA dalam program 2025 Announcement of Collaboration Opportunity (ACO). Melalui program ini, NASA memilih 41 proposal dari 37 perusahaan Amerika Serikat untuk mengembangkan teknologi yang dibutuhkan demi kehadiran manusia yang berkelanjutan di Bulan serta misi berawak ke Mars di masa depan.

Tantangan Besar dalam Antariksa

Perusahaan-perusahaan yang terpilih akan bekerja sama untuk mengatasi tantangan besar dalam transportasi antariksa, operasi di permukaan planet lain, serta infrastruktur untuk kerja jangka panjang di Bulan. "Kami memberdayakan industri Amerika untuk menjadi mitra aktif dalam misi NASA ke Bulan, Mars, dan seterusnya," kata Greg Stover, direktur Divisi Riset dan Teknologi Lanjutan di Direktorat Misi Riset dan Teknologi NASA.

Manfaat Kolaborasi

Dengan memanfaatkan industri komersial, NASA dapat dengan cepat mengembangkan kemampuan penting untuk mendukung misi paling ambisiusnya sekaligus memperkuat ekonomi antariksa nasional. Program ACO membangun kemitraan antara NASA dan industri tanpa memberikan dana langsung kepada perusahaan yang berpartisipasi. Sebagai gantinya, perusahaan dapat menggunakan fasilitas, perangkat lunak, perangkat keras, hingga keahlian teknis NASA untuk mempercepat pengembangan teknologi mereka.

Proyek-Proyek Terpilih

Beberapa perusahaan yang terpilih untuk mengembangkan teknologi misi Bulan dan Mars antara lain Lockheed Martin, Kall Morris Inc., dan Moonprint Solutions. Lockheed Martin akan melanjutkan pengembangan sistem energi modular yang ringkas untuk menyediakan daya andal di wilayah Bulan yang selalu gelap. Kall Morris Inc. akan mengembangkan Asteria, sistem yang memungkinkan muatan tambahan dipasang pada wahana antariksa yang sudah mengorbit menggunakan perekat yang bisa dilepas secara terkendali tanpa merusak wahana.

Manfaat di Luar Misi Eksplorasi

NASA menyebut proyek-proyek terpilih ini berpotensi memberi manfaat di luar misi eksplorasi, termasuk memperluas pasar komersial yang sudah ada, membuka pasar baru, menekan biaya, meningkatkan persaingan, serta menghadirkan kemampuan yang belum tersedia saat ini. Dengan demikian, kolaborasi antara NASA dan industri dapat membantu meningkatkan kemampuan teknologi dan mempercepat pengembangan misi Bulan dan Mars.

Investasi dan Dukungan

Sejak program ACO pertama diluncurkan pada 2015, NASA telah mendukung lebih dari 110 proyek. Nilai sumber daya yang diberikan lewat kesepakatan ini diperkirakan mencapai 30 juta dolar AS, sementara perusahaan peserta menambahkan kontribusi sebesar 32 juta dolar AS. Setiap kesepakatan memiliki jadwal yang dinegosiasikan secara terpisah, dengan durasi proyek umumnya berkisar 12 hingga 24 bulan.

Kesimpulan

Dengan kolaborasi antara NASA dan industri, teknologi misi Bulan dan Mars dapat dikembangkan dengan lebih cepat dan efektif. Program ACO telah membuktikan bahwa kerja sama antara pemerintah dan industri dapat membawa manfaat besar bagi pengembangan teknologi dan ekonomi antariksa. Dengan demikian, kita dapat berharap bahwa misi Bulan dan Mars akan menjadi kenyataan di masa depan.