Starfall: Kapal Pengembalian Misterius SpaceX yang Siap Mengubah Industri Antariksa

Starfall: Kapal Pengembalian Misterius SpaceX yang Siap Mengubah Industri Antariksa

Published:

Starfall, Kapal Pengembalian Baru dari SpaceX

SpaceX baru saja meluncurkan kapal pengembalian baru yang dikembangkan secara rahasia, yang disebut Starfall. Peluncuran ini merupakan tes untuk menunjukkan kemampuan kapal ini terbang dengan terkendali dan bertahan dari perjalanan kembali ke atmosfer Bumi.

Starfall diluncurkan menggunakan roket Falcon 9 dan merupakan bagian dari misi tes untuk menunjukkan kemampuan kapal ini. Namun, SpaceX masih belum mengungkapkan banyak informasi tentang kapal ini, sehingga membuat banyak penggemar antariksa penasaran.

Spesifikasi Starfall

Menurut dokumen yang diterbitkan oleh Administrasi Penerbangan Federal (FAA), Starfall memiliki bentuk seperti piringan dengan tinggi sekitar 2,5 kaki (0,75 meter) dan diameter 10,2 kaki (3,1 meter). Kapal ini memiliki berat sekitar 4.600 pon (2.100 kilogram) dan dapat membawa payload seberat 2.200 pon (1.000 kilogram).

Starfall terdiri dari dua bagian, yaitu pelat atas yang terbuat dari aluminium dan perisai panas yang dapat dilepas. Payload ditempatkan di pelat atas, yang memiliki ruang payload sepanjang 8,2 kaki, lebar 4,9 kaki, dan tinggi 1,6 kaki (2,5 x 1,5 x 0,5 meter).

Perbandingan dengan Dragon

Starfall tidak dapat membawa astronaut dan tidak memiliki sistem propulsi tradisional. Kapal ini hanya memiliki sistem kontrol attitude yang menggunakan gas inert untuk melakukan manuver kecil, seperti mengarahkan perisai panas ke arah yang tepat untuk kembali ke atmosfer Bumi.

Dragon, kapal pengembalian SpaceX lainnya, memiliki tinggi sekitar 14,7 kaki (4,5 meter) dan diameter 13 kaki (4 meter). Dragon dapat membawa payload seberat 13.230 pon (6.000 kilogram) ke orbit Bumi rendah dan membawa 6.600 pon (3.000 kilogram) kembali ke Bumi.

Tujuan Starfall

SpaceX memiliki dua tujuan utama untuk Starfall, yaitu untuk mengirimkan payload penting melalui ruang angkasa dengan waktu yang cepat dan untuk menciptakan pasar manufaktur komersial di ruang angkasa dengan menawarkan akses ke mikrogravitasi dan vakum, loiter pada orbit, dan kembali dari orbit dengan aman.

Perusahaan lain, seperti Varda Space dan Outpost Space, juga sedang mengembangkan kapal pengembalian serupa. Namun, SpaceX memiliki keunggulan dengan kemampuan peluncuran yang dominan dan integrasi vertikal.

Masa Depan Starfall

Dengan kemampuan peluncuran yang kuat dan integrasi vertikal, SpaceX siap untuk memainkan peran penting dalam industri pengembalian Bumi. Falcon 9 telah terbang 165 kali pada tahun 2025, dan SpaceX berencana untuk meluncurkan Starship ribuan kali per tahun ketika roket itu sepenuhnya online.

Starfall dapat membantu SpaceX mengirimkan payload penting, seperti obat-obatan yang diproduksi di ruang angkasa, ke pelanggan di seluruh dunia. Dengan demikian, Starfall dapat menjadi salah satu komponen penting dalam industri antariksa yang sedang berkembang.