Roket Gravity-1 China Pecahkan Rekor dengan Meluncurkan 9 Satelit dari Kapal di Laut

Roket Gravity-1 China Pecahkan Rekor dengan Meluncurkan 9 Satelit dari Kapal di Laut

Published:

Roket Gravity-1, Roket Bahan Bakar Padat Paling Kuat di Dunia

Roket Gravity-1, yang dioperasikan oleh Orienspace, berhasil meluncurkan 9 satelit dari kapal di laut pada malam hari tanggal 21 Juli. Peluncuran ini merupakan misi ketiga Gravity-1 dan menandai keberhasilan penuh dalam meluncurkan satelit ke orbit yang diinginkan.

Gravity-1 diluncurkan dari kapal yang berlabuh di lepas pantai Shanghai pada pukul 10:54 malam waktu EDT (0254 GMT dan 10:54 pagi waktu Beijing pada tanggal 22 Juli). Menurut laporan dari Xinhua, semua 9 satelit berhasil mencapai orbit yang diinginkan. Namun, detail tentang satelit tersebut tidak disediakan.

Spesifikasi Roket Gravity-1

Gravity-1 memiliki tinggi sekitar 100 kaki (30 meter) dan terdiri dari tiga tahap inti dan empat pendorong tambahan, semua dengan motor roket bahan bakar padat. Roket ini dapat membawa muatan hingga 14.300 pon (6.500 kilogram) ke orbit bumi rendah (LEO), membuatnya menjadi roket bahan bakar padat paling kuat di dunia.

Untuk perbandingan, roket Falcon 9 yang diluncurkan oleh SpaceX dapat membawa muatan hingga 50.265 pon (22.800 kilogram) ke LEO. Gravity-1 telah memiliki tiga penerbangan sukses, semua diluncurkan dari kapal di laut dan mencapai keberhasilan penuh.

Rencana Masa Depan Orienspace

Orienspace, perusahaan yang mengoperasikan Gravity-1, memiliki rencana untuk meluncurkan kembali roket ini dalam beberapa bulan mendatang. Menurut laporan dari CGTN, Gravity-1 diharapkan meluncurkan sekelompok satelit internet China dalam waktu dekat.

Selain itu, Orienspace juga sedang mengembangkan roket Gravity-2 dan Gravity-3, yang lebih besar dan lebih kuat, dengan tahap inti bahan bakar cair dan pendorong roket bahan bakar padat. Gravity-2 diharapkan siap terbang pada akhir tahun ini, dan akan diluncurkan dari pad laut juga.

"Peluncuran laut dari roket bahan bakar padat membuka jalan untuk peluncuran roket bahan bakar cair di laut di masa depan," kata Xu Guoguang, kepala desainer Gravity-1, seperti dilaporkan oleh CGTN. "Kami juga mempertimbangkan metode lain, seperti peluncuran dari platform pengeboran."

Keberhasilan Gravity-1

Keberhasilan Gravity-1 menandai kemajuan besar dalam teknologi peluncuran roket China. Dengan kemampuan meluncurkan satelit ke orbit yang diinginkan, Gravity-1 membuka peluang bagi China untuk meningkatkan kemampuan ruang angkasanya.

Michael Wall, editor Spaceflight dan Teknologi untuk Space.com, mengatakan bahwa keberhasilan Gravity-1 merupakan langkah besar dalam pengembangan teknologi peluncuran roket. "Gravity-1 menunjukkan kemampuan China dalam mengembangkan roket yang kuat dan efisien," katanya.