Quasar Tertua Mengungkap Rahasia Pembentukan Lubang Hitam

Quasar Tertua Mengungkap Rahasia Pembentukan Lubang Hitam

Published:

Quasar Tertua yang Pernah Ditemukan

Quasar yang berusia 12,9 miliar tahun telah ditemukan, dan ini menunjukkan bahwa lubang hitam supermasif dapat tumbuh dengan cepat di awal alam semesta. Quasar ini memiliki luminositas yang setara dengan 12 triliun kali luminositas matahari dan dapat berubah-ubah dengan cepat, sehingga membuatnya menjadi salah satu objek paling terang di alam semesta.

Apa itu Quasar?

Quasar adalah lubang hitam supermasif yang sangat aktif di pusat beberapa galaksi, yang dengan ganas memakan gas yang masuk ke dalamnya dan tumbuh sebagai hasil dari proses ini. Gas yang berputar di sekitar lubang hitam menjadi panas karena gesekan, sehingga membuatnya bersinar dengan terang. Selain itu, medan magnetik dapat memukul beberapa partikel bermuatan dalam gas, sehingga membuatnya terlempar dari lubang hitam dalam bentuk jet yang kuat dan terang.

Penemuan Quasar Tertua

Lebih dari satu juta quasar telah ditemukan di seluruh alam semesta, tetapi hanya sekitar 200 di antaranya yang ditemukan di awal miliar tahun pertama setelah Big Bang. Quasar ini ditemukan oleh tim peneliti yang dipimpin oleh Gene Leung dari Kavli Institute for Astrophysics and Space Research di Massachusetts Institute of Technology (MIT), setelah menganalisis data dari misi NEOWISE (Near-Earth Object Wide-field Infrared Survey Explorer) NASA.

Fluktuasi Quasar

Quasar ini menunjukkan fluktuasi yang sangat besar, dengan perubahan luminositas yang setara dengan 2 triliun kali luminositas matahari. Fluktuasi ini terjadi karena perubahan dalam cara gas masuk ke dalam lubang hitam, dan ini memberikan informasi tentang struktur cakram akresi lubang hitam dan jenis "gigitan" yang lubang hitam makan.

Implikasi Penemuan

Penemuan quasar tertua ini memiliki implikasi yang signifikan bagi pemahaman kita tentang pembentukan lubang hitam supermasif. Menurut Anna-Christina Eilers, rekan peneliti Leung, "ini menunjukkan bahwa semua fase pertumbuhan yang sangat cepat yang kita harapkan terjadi pada lubang hitam terjadi sangat awal, sebelum kita melihatnya sebagai quasar yang sangat terang".

Masa Depan Penelitian

Peneliti sekarang berharap untuk mencari quasar yang lebih tua, mungkin dengan menggunakan Teleskop James Webb, untuk mencoba memahami apa yang terjadi pada awal pembentukan lubang hitam supermasif. Dengan demikian, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang proses pembentukan lubang hitam dan evolusi alam semesta.