Penemuan Bangkai Kapal Selam AS USS Herring, 82 Tahun Hilang di Perang Dunia II

Penemuan Bangkai Kapal Selam AS USS Herring, 82 Tahun Hilang di Perang Dunia II

Published:

Sejarah yang Terlupakan

USS Herring, kapal selam Amerika Serikat yang hilang selama 82 tahun, akhirnya ditemukan di kedalaman lebih dari 300 kaki di bawah permukaan Samudra Pasifik, tepatnya di lepas pantai Pulau Matsua, Jepang. Penemuan ini merupakan hasil dari proses panjang analisis bukti-bukti yang dikumpulkan oleh tim peneliti internasional.

Proses Penemuan

Menurut keterangan resmi dari Komando Sejarah dan Warisan Angkatan Laut AS, kapal selam tersebut ditemukan dalam posisi tegak dan memiliki tingkat keutuhan yang sangat tinggi. "Kapal selam ini ditemukan berada di kedalaman yang cukup dalam, namun kondisinya masih sangat baik," kata seorang anggota tim peneliti. Penemuan ini diumumkan setelah melalui proses panjang analisis bukti-bukti yang dikumpulkan oleh tim peneliti internasional.

Sejarah USS Herring

USS Herring pertama kali diluncurkan dari Galangan Kapal Angkatan Laut Portsmouth di Maine pada 15 Januari 1942, dan resmi beroperasi pada 4 Mei 1942. Selama masa Perang Dunia II, kapal ini tercatat sukses menyelesaikan delapan patroli perang di Samudra Atlantik dan Pasifik. "USS Herring adalah salah satu kapal selam yang paling sukses selama Perang Dunia II," kata sejarawan militer.

Misi Terakhir

Dalam sejarahnya, USS Herring berhasil menenggelamkan tujuh kapal musuh, termasuk empat kapal kargo milik Jepang pada misi patroli terakhirnya. Keberadaan kapal selam ini terakhir kali dilihat oleh awak kapal selam USS Barb pada malam hari tanggal 31 Mei 1944. Saat itu, kedua kapal selam bertemu untuk membagi wilayah patroli di sekitar Kepulauan Kuril, sebuah gugusan pulau di sebelah timur Jepang.

Tragedi

Keesokan harinya, pada dini hari tanggal 1 Juni 1944, awak kapal USS Barb merekam suara ledakan bom laut (depth charges) dari kejauhan. Catatan sejarah militer Jepang kemudian mengonfirmasi bahwa USS Herring tenggelam setelah terkena dua tembakan langsung dari artileri pertahanan pantai dalam sebuah serangan balasan. Kapal selam ini dinyatakan hilang setelah gagal melapor ke pangkalan Midway pada 13 Juli 1944. Tragedi tersebut menewaskan seluruh awak kapal yang berjumlah 83 orang.

Penemuan Kembali

Titik terang penemuan kapal ini bermula pada tahun 2017, ketika ekspedisi gabungan antara Masyarakat Geografis Rusia (RGS) dan militer Rusia mendeteksi adanya bangkai kapal selam di area tersebut. Berdasarkan lokasi dan ciri fisiknya, RGS menduga kuat bahwa bangkai tersebut adalah USS Herring. "Penemuan ini merupakan hasil dari kerja sama internasional dan dedikasi tim peneliti," kata seorang anggota tim peneliti.

Refleksi Sejarah

Penemuan USS Herring merupakan refleksi sejarah yang penting, mengingatkan kita tentang pengorbanan yang telah dilakukan oleh para awak kapal selama Perang Dunia II. "Penemuan ini merupakan penghormatan kepada para awak kapal yang telah gugur dalam pertempuran," kata sejarawan militer. Penemuan ini juga membuka peluang bagi penelitian lebih lanjut tentang sejarah Perang Dunia II dan peran kapal selam dalam pertempuran.