
Misi SkyFall NASA: Helikopter Mini dengan Teknologi Radar Penetrasi Tanah yang Dilengkapi dengan "Capes" Kecil
Mengenal Misi SkyFall
Misi SkyFall NASA akan mengirimkan tiga helikopter mini ke Mars yang dilengkapi dengan teknologi radar penetrasi tanah yang unik. Teknologi ini terlihat seperti "capes" kecil yang fleksibel dan dapat membantu helikopter mendeteksi es di bawah permukaan Mars.
"Satu-satunya cara untuk mendeteksi es subsurface dangkal secara remote adalah dengan terbang dekat dengan tanah," kata Adrian Tang, ilmuwan instrument radar penetrasi tanah SkyFall di JPL. "Dengan terbang rendah dan lambat, helikopter SkyFall dapat menangkap gambar radar yang memecahkan lapisan halus di mana tanah kering berubah menjadi es, mendeteksi kehadirannya dan memetakan luasannya."
Teknologi Radar Penetrasi Tanah
Teknologi radar penetrasi tanah yang digunakan oleh helikopter SkyFall disebut Vivaldi, yang ditemukan pada tahun 1978. Teknologi ini dapat mendeteksi es di bawah permukaan Mars hingga kedalaman 16 kaki (5 meter). Antena Vivaldi yang fleksibel memungkinkan helikopter untuk membuat pengamatan subsurface tanpa merusak peralatan selama pendaratan.
"Meskipun kami berhasil memperkecil antena, itu sekitar 1,5 kali lebih panjang dari kaki helikopter," kata Christine Gebara, pemimpin mekanik radar penetrasi tanah SkyFall di JPL. "Itu berarti selama pendaratan, Vivaldi harus membengkokkan diri - dan jika itu mendarat di batu, itu membengkokkan lebih jauh. Tapi ketika helikopter lepas landas lagi, antena harus kembali ke tempatnya untuk pengumpulan data."
Pengujian dan Persiapan
Untuk memastikan bahwa helikopter SkyFall dan antena radar penetrasi tanahnya siap untuk misi, tim JPL melakukan pengujian yang ketat di Laboratorium Pengujian Lingkungan. Mereka membengkokkan dan memutar antena berulang-ulang, merekam pendaratan multiple di permukaan, memaparkan kraft ke suhu ekstrem, dan memeriksa apakah helikopter masih dapat mengirim dan menerima sinyal radar. Setelah pengujian, antena telah bertahan dari 200 pendaratan Mars yang disimulasikan dan masih berfungsi dengan baik.
"Pengujian ini memeriksa setiap kotak yang seharusnya dan menjawab pertanyaan teknis terbesar kami," kata Tang. "Sementara kami masih memiliki pekerjaan di depan kami sebelum antena sepenuhnya memenuhi syarat penerbangan, ini adalah tonggak penting, dan perangkat keras berfungsi tepat seperti yang diharapkan."
Misi SkyFall dan Masa Depan
Misi SkyFall dijadwalkan untuk diluncurkan pada tahun 2028 dengan menggunakan pesawat antariksa nuklir fisi interplanet yang pertama, Space Reactor-1 Freedom. Ketiga helikopter SkyFall akan membawa antena radar penetrasi tanah mereka ke Mars dan melakukan pengamatan subsurface yang akan membantu ilmuwan memahami geologi planet merah lebih baik.
Dengan teknologi canggih dan pengujian yang ketat, misi SkyFall siap untuk membuka pengetahuan baru tentang Mars dan membantu mempersiapkan jalan bagi misi manusia di masa depan. Dengan "capes" kecil yang fleksibel dan antena Vivaldi, helikopter SkyFall akan membantu ilmuwan memahami es di bawah permukaan Mars dan memetakan luasannya, yang akan membantu dalam perencanaan misi manusia ke planet merah.