Kerajaan Gua Vietnam: Misteri yang Terus Terungkap

Kerajaan Gua Vietnam: Misteri yang Terus Terungkap

Published:

Penemuan Baru di Kawasan Karst Phong Nha-Ke Bang

Kawasan karst Phong Nha-Ke Bang di Vietnam terus menyimpan misteri yang menarik. Dalam ekspedisi terbaru, tim penjelajah gua dari Inggris menemukan 26 gua baru dan memperluas pemetaan tiga gua yang telah diketahui sebelumnya, memperkuat julukan kawasan ini sebagai 'Kerajaan Gua'.

Temuan ini menambahkan lebih dari 13,6 kilometer lorong bawah tanah yang sebelumnya belum terdokumentasi, membuat kawasan ini semakin kaya akan bentang alam karst. Salah satu eksplorasi paling menantang dilakukan di Gua Cha Ngheo, sebuah gua vertikal yang selama bertahun-tahun hanya diketahui keberadaan mulutnya oleh warga setempat.

Eksplorasi Gua Cha Ngheo

Tim beranggotakan 13 orang harus menembus hutan lebat selama lebih dari sehari sebelum mencapai pintu masuk gua. Mereka kemudian menuruni tebing vertikal hampir 90 meter menggunakan ribuan meter tali panjat. Di kedalaman sekitar 350 meter, para peneliti menemukan lorong horizontal yang terhubung dengan sungai bawah tanah.

Untuk melanjutkan eksplorasi, mereka harus berenang hampir 600 meter di dalam gua. "Gua ini sangat dingin. Tanpa perlengkapan khusus untuk menjaga suhu tubuh, kami tidak akan bisa bertahan lama di dalamnya," kata Dr. Howard Limbert, peneliti dari British Cave Research Association (BCRA).

Kerajaan Gua yang Terus Terungkap

Menurut Limbert, bagian gua yang berhasil dipetakan kemungkinan baru sebagian kecil dari keseluruhan sistem bawah tanah. "Gua ini masih memanjang jauh melewati area yang telah kami survei. Kami menduga gua ini merupakan bagian dari sistem bawah tanah yang jauh lebih besar," ujarnya.

Direktur Taman Nasional Phong Nha-Ke Bang, Pham Hong Thai, mengatakan kawasan tersebut kini memiliki sedikitnya 472 gua yang telah didokumentasikan, dengan total panjang lorong mencapai lebih dari 254 kilometer. Para ahli juga telah mengidentifikasi tujuh sistem gua utama, termasuk sistem Phong Nha, Vom, dan Nuoc Mooc.

Penemuan Terbaru dan Nilai Universal

Penemuan terbaru bukan hanya memperkaya data geologi Vietnam, tetapi juga membantu memahami proses pembentukan bentang alam karst tropis yang berlangsung selama jutaan tahun. "Temuan ini memberikan bukti ilmiah penting untuk penelitian geologi dan geomorfologi sekaligus memperkuat nilai universal kawasan Phong Nha-Ke Bang," kata Profesor Phuong.

Kawasan Phong Nha-Ke Bang juga dikenal sebagai lokasi Gua Son Doong, salah satu gua terbesar yang pernah ditemukan di Bumi. Gua tersebut ditemukan pada 2009 setelah lebih dari satu dekade pencarian. Dengan panjang lebih dari 6,5 kilometer, Son Doong memiliki lorong raksasa, sungai bawah tanah, hingga dinding batu kapur raksasa yang dijuluki Great Wall of Vietnam.