Insiden Antartika: Peneliti Korea Selatan Mengancam Rekan dengan Pisau

Insiden Antartika: Peneliti Korea Selatan Mengancam Rekan dengan Pisau

Published:

Insiden di Stasiun Jang Bogo

Baru-baru ini, sebuah insiden keamanan terjadi di Stasiun Jang Bogo, Antarktika, yang dioperasikan oleh Korea Selatan. Seorang anggota ekspedisi diduga mengancam rekan-rekannya dengan pisau besar, sehingga memicu evakuasi darurat dari stasiun penelitian.

Menurut laporan, insiden tersebut terjadi pada tanggal 13 April, sekitar pukul 19.20 waktu setempat. Seorang pria yang bertugas sebagai peneliti selama musim dingin dilaporkan mengancam anggota lainnya dengan sebuah senjata. Korea Polar Research Institute (KOPRI) kemudian mengkonfirmasi insiden tersebut dan memutuskan untuk memulangkan pria itu secara darurat.

Evakuasi Darurat

Pria tersebut diisolasi dari 17 orang lainnya selama hampir tiga minggu sebelum otoritas dapat mengirim penerbangan. KOPRI berhasil mengamankan transportasi darurat, meskipun penerbangan reguler dihentikan karena mulainya musim dingin dan cuaca memburuk. Pria itu akhirnya dievakuasi dari stasiun pada 7 Mei dan diterbangkan kembali ke Korea.

Penyelidikan formal saat ini sedang dilakukan oleh pihak kepolisian. Insiden ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana cara mencegah insiden serupa di masa depan, terutama di pangkalan-pangkalan terisolasi di Antarktika.

Insiden Serupa di Antarktika

Ini bukan pertama kalinya perilaku mengancam terjadi di pangkalan-pangkalan terisolasi di Antarktika. Hanne Nielsen, dosen hukum di University of Tasmania, mengatakan bahwa pernah ada kasus kriminal tingkat tinggi lainnya di benua es tersebut. Tahun lalu, muncul laporan tentang sebuah insiden di stasiun SANAE IV milik Afrika Selatan di mana ada anggota sempat mengancam akan membunuh seseorang.

Dr. Nielsen juga menyebutkan bahwa dalam insiden tahun 2018, seorang ilmuwan Rusia dituduh menikam dada rekannya. Di 1959, seorang ilmuwan di stasiun Rusia lainnya dilaporkan membunuh seorang rekan dengan kapak es setelah kalah bermain catur.

Tantangan Hidup dan Bekerja di Antarktika

Dr. Nielsen menekankan bahwa berbagai masalah di Antarktika terkadang memburuk dengan sangat cepat karena besarnya tantangan hidup dan bekerja di tempat yang tertutup dan terpencil untuk waktu yang lama. Para anggota ekspedisi biasanya menjalani penilaian psikologis komprehensif sebelum diizinkan bergabung ke Antarktika.

Menurut Dr. Nielsen, mendapatkan kombinasi orang yang tepat dengan karakter sesuai adalah kunci keberhasilan dalam misi jangka panjang di Antarktika. Insiden terbaru ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana cara memastikan keselamatan dan keamanan para anggota ekspedisi di pangkalan-pangkalan terisolasi di Antarktika.