
Ekspedisi Sains di Angola Mengungkap 70 Spesies Baru yang Mengagumkan
Ekspedisi ke Pedalaman Angola
Ekspedisi ke pelosok dunia yang terpencil mungkin terdengar seperti kisah fiksi dalam buku petualangan anak-anak, namun bagi dunia sains, perjalanan seperti ini adalah realitas nyata demi menguak rahasia alam yang belum terjamah manusia.
Kabar paling mendebarkan datang dari Dataran Tinggi Lisima, sebuah kawasan terisolasi di Angola, di mana sebuah tim ilmuwan berhasil menemukan lebih dari 70 spesies makhluk hidup baru yang belum pernah dikenal dunia sains sebelumnya.
Penemuan Luar Biasa
Penemuan ini merupakan hasil dari survei keanekaragaman hayati bertajuk Cassai Life Atlas yang digagas oleh The Wilderness Project, di mana tim spesialis membelah keheningan Lisima dan mengumpulkan data yang luar biasa.
"Berada langsung di lapangan di tempat seperti ini, dengan tim spesialis yang bekerja di begitu banyak kelompok kehidupan, merupakan sebuah hak istimewa sekaligus sensasi yang luar biasa," kata Rob Taylor, Expedition Leader & Conservation Ecologist.
Laba-Laba Unik
Di antara puluhan makhluk unik yang ditemukan, perhatian para peneliti tertuju pada beberapa laba-laba yang sangat tidak biasa, seperti laba-laba kepiting bermahkota yang uniknya bisa menyala atau memancarkan warna biru berpendar saat disorot lampu UV.
Ada juga laba-laba penenun jaring yang memiliki mekanisme pertahanan diri unik dengan menyamar atau meniru bentuk kumbang koksi.
Capung dan Kupu-Kupu
Tim juga mencatat lebih dari 100 spesies capung dan capung jarum, di mana 34 di antaranya baru pertama kali terlihat di wilayah tersebut dan 8 di antaranya murni spesies baru bagi dunia sains.
Dari dunia serangga malam, ada lebih dari 1.000 jenis kupu-kupu dan ngengat yang berhasil direkam, dengan sekitar 60 spesies ngengat diduga sebagai spesies baru.
Ngengat Berbulu Banyak
Salah satunya adalah ngengat berbulu banyak yang memiliki struktur sayap unik menyerupai helai bulu burung, alih-alih berupa membran tipis seperti ngengat pada umumnya.
"Apa yang mengejutkan saya adalah jumlah spesies serangga baru yang berhasil saya kumpulkan, beberapa di antaranya kemungkinan besar bersifat endemik di wilayah ini," kata Dr. Piotr Naskrecki, Director of the E.O. Wilson Biodiversity Laboratory.
Ekspedisi yang Luar Biasa
Ekspedisi ini juga mendata puluhan amfibi, reptil, kelelawar gua, hingga lebih dari 300 spesies tanaman yang mewakili hutan, padang rumput, hingga rawa-rawa setempat.
Penemuan ini menunjukkan bahwa masih banyak rahasia alam yang belum terjamah manusia, dan ekspedisi seperti ini sangat penting untuk menguak rahasia tersebut dan melestarikan keanekaragaman hayati di Bumi.