
Cermin Angkasa Reflect Orbital Siap Diluncurkan, Bisa Mengubah Dunia dengan Teknologi Bersih
Permulaan Era Baru
Reflect Orbital, sebuah startup asal California, baru saja mendapatkan izin dari Komisi Komunikasi Federal Amerika Serikat (FCC) untuk meluncurkan dan mengoperasikan satelit demonstrasi pertamanya, yang akan membuka permukaan reflektif sekitar 18 meter di sisi satelit. Ini adalah langkah awal menuju peluncuran tens of thousands cermin angkasa yang dapat mengarahkan sinar matahari ke Bumi.
"Kami bersemangat untuk mendemonstrasikan bagaimana teknologi kami bekerja dan memperkenalkan teknologi bersih yang transformasional yang sangat dibutuhkan dunia," kata Ben Nowack, co-founder dan CEO Reflect Orbital, dalam sebuah pernyataan melalui email.
Teknologi Revolusioner
Teknologi ini dapat membantu berbagai industri dan upaya, seperti mencari dan menyelamatkan orang hilang, membuat jalan kota lebih aman dan terang tanpa emisi karbon, serta mempercepat proyek konstruksi dengan memungkinkan tim kerja melalui malam dengan aman. Selain itu, konstelasi cermin angkasa ini juga dapat meningkatkan produktivitas panel surya di Bumi, memungkinkan mereka untuk mengambil lebih banyak beban listrik dari sumber polusi seperti bahan bakar fosil.
"Bayangkan kemungkinan tanpa batas ketika sinar matahari tidak terbatas oleh geografi atau waktu hari," tulis situs web Reflect Orbital. "Tim pencari dan penyelamat menemukan orang hilang dalam beberapa menit. Kota memiliki jalan yang lebih aman dan terang tanpa emisi karbon. Proyek konstruksi selesai dalam setengah waktu dengan tim yang dapat bekerja melalui malam dengan aman."
Kontroversi dan Kekhawatiran
Namun, tidak semua orang senang dengan rencana Reflect Orbital. Konstelasi satelit secara umum adalah kontroversial, dengan beberapa orang khawatir tentang perubahan pada langit malam dan polusi atmosfer yang dapat disebabkan oleh satelit yang tidak diorbitkan. John Barentine, seorang astronom dari Silverado Hills Observatory di Tucson, Arizona, dan konsultan di Dark Sky Consulting, sebelumnya mengatakan bahwa cermin angkasa Reflect Orbital dapat memperkenalkan jenis polusi cahaya baru yang dapat mempengaruhi kehidupan liar dan ekosistem.
"Balok cahaya yang dipantulkan oleh satelit ini sangat intens, empat kali lebih terang dari bulan purnama, dan mereka akan terbang dalam formasi beberapa satelit," kata Barentine. "Hal ini akan memiliki efek pada kehidupan liar di area yang terkena cahaya langsung, tetapi juga, melalui penyebaran atmosfer, pada area sekitarnya."
Upaya Mengurangi Dampak
Reflect Orbital menekankan bahwa mereka akan melakukan yang terbaik untuk meminimalkan dampak potensial. "Kami merancang untuk keselamatan dengan tiga cara: 1) cahaya terkandung dalam area yang ditentukan, 2) cahaya dapat dimatikan dengan cepat dan kapan saja sehingga tidak mencapai Bumi, dan 3) kami dapat sengaja menghindari area sensitif seperti observatorium penelitian atau habitat yang dilindungi," tulis situs web perusahaan.
"Cahaya tidak cukup terang untuk memulai kebakaran atau merusak mata, bahkan ketika dilihat melalui teleskop, dan tidak dapat dikonsentrasi melebihi iradiasi sinar matahari alami maksimum," tambah perusahaan.