
Cara Mudah Menyaksikan Stasiun Luar Angkasa Tiangong di Langit Timur Amerika Serikat Minggu Ini
Tiangong kembali bersinar di langit timur AS
Stasiun Luar Angkasa Tiangong akan melintas terang di langit timur AS minggu ini, siap jadi tontonan menakjubkan bagi siapa saja. Jika Anda pernah menyaksikan International Space Station (ISS) meluncur cepat di atas kepala, kini giliran Tiangong—stasiun luar angkasa pertama China yang berawak secara permanen—menjadi bintang utama di malam hari.
Kenapa Tiangong layak ditunggu?
Tiangong, yang berarti "Istana Surga", merupakan stasiun kedua paling terang yang mengorbit Bumi setelah ISS. Pada puncak lintasannya, kecerahan dapat mencapai magnitudo –2, setara dengan planet Jupiter. Walaupun tidak secerah ISS, cahaya stabilnya cukup menonjol di langit gelap, terutama ketika cuaca bersih.
Jadwal lintasan paling optimal
Berikut beberapa lintasan tinggi dan terang yang dapat dilihat dari New York City, menurut Heavens Above. Kota ini berada tepat di batas utara orbit Tiangong yang berkemiringan 41,5 derajat, sehingga penduduknya berkesempatan menyaksikan lintasan dengan sudut elevasi 84‑88 derajat—sangat memudahkan identifikasi.
Waktu terbaik biasanya satu hingga dua jam setelah matahari terbenam atau sebelum terbit. Pada saat itulah stasiun berada di ketinggian beberapa ratus mil di atas permukaan, namun masih menerima sinar matahari yang memantul ke arah kita.
Cara mengidentifikasi Tiangong di langit
Tiangong tampak sebagai titik cahaya yang stabil dan bergerak mulus, mirip dengan ISS. Tidak ada lampu navigasi berkedip seperti pesawat terbang, sehingga pergerakannya yang konsisten menjadi petunjuk utama. Lintasan biasanya berlangsung antara dua hingga enam menit; lintasan tinggi cenderung paling terang.
Perlu diingat, stasiun dapat menghilang secara tiba‑tiba ketika memasuki bayangan Bumi, karena tidak lagi memantulkan sinar matahari ke arah pengamat.
Detail teknis tentang Tiangong
Tiangong terdiri dari tiga modul utama: Tianhe, Wentian, dan Mengtian. Modul pertama diluncurkan pada April 2021, sedangkan modul terakhir tiba pada Oktober 2022. Dengan massa sekitar 100 ton, Tiangong hanya sepertiga dari berat ISS yang mencapai 420 ton.
Orbitnya mirip dengan ISS, yaitu mengelilingi Bumi setiap 90 menit, namun berada sedikit lebih rendah—sekitar 242 mil (390 km) dibandingkan 254 mil (410 km) untuk ISS. Ketinggian ini dapat berubah karena kedua stasiun secara berkala melakukan manuver re‑boost untuk mengatasi hambatan atmosfer.
Misi Shenzhou‑23 dan para taikonot
Saat ini tiga taikonot—Zhu Yangzhu, Zhang Zhiyuan, dan Li Jiaying (juga dikenal dengan nama Kantonis Lai Ka‑ying)—sedang berada di dalam Tiangong dalam rangka misi Shenzhou‑23 yang dimulai pada Mei lalu. Li Jiaying diperkirakan akan tinggal di stasiun selama satu tahun, dua kali lipat dari rotasi standar enam bulan.
Baru-baru ini, dua di antara mereka menghabiskan 5,5 jam di luar stasiun untuk memperbaiki panel surya, menambah catatan penting dalam sejarah operasional Tiangong.
Tips memotret Tiangong
Bagi yang ingin mengabadikan momen ini, berikut beberapa saran praktis:
- Gunakan lensa telefoto minimal 200 mm untuk menangkap detail titik cahaya.
- Atur ISO tinggi (800‑1600) dan kecepatan rana cepat (1/250 s atau lebih) agar jejak cahaya tidak terlalu panjang.
- Manfaatkan aplikasi pelacak lintasan seperti Heavens Above untuk menyesuaikan waktu dan arah pandang.
- Jika memungkinkan, pilih lokasi dengan horizon terbuka dan minim polusi cahaya.
Setelah berhasil, kirimkan foto beserta nama, lokasi, dan cerita singkat tentang pengalaman Anda ke [email protected]. Komunitas penggemar astronomi akan sangat menghargai kontribusi Anda.
Kenapa fenomena ini penting?
Penampakan Tiangong bukan sekadar tontonan visual; ia menandai kemajuan signifikan dalam kompetisi luar angkasa komersial dan ilmiah. Dengan tiga modul yang berfungsi penuh, China kini memiliki platform orbit yang dapat mendukung eksperimen mikrogravitasi, observasi Bumi, serta kolaborasi internasional.
Selain itu, kehadiran Tiangong di langit timur Amerika Serikat memberi kesempatan unik bagi publik di luar wilayah Asia untuk menyaksikan pencapaian luar angkasa China secara langsung, memperluas rasa ingin tahu dan rasa kebersamaan global.
Kesimpulan
Jadi, jangan lewatkan kesempatan langka ini. Siapkan mata, kamera, atau sekadar pandangan kosong, dan arahkan ke arah timur setelah matahari terbenam. Tiangong akan melintas dengan cahaya stabil, menawarkan pertunjukan kosmik yang jarang terjadi di belahan bumi barat. Dengan sedikit persiapan, Anda dapat menjadi saksi sejarah luar angkasa yang terus berkembang.