
Biaya Peluncuran Roket Turun 96% Sejak 1960, Berapa Rendah Lagi yang Bisa Dicapai?
Biaya Peluncuran Roket Menurun Drastis
Biaya peluncuran roket telah menurun 96% dalam enam dekade terakhir dan berpotensi menurun lagi hampir sama banyaknya pada tahun 2040, menurut sebuah studi baru. "Masih ada ruang yang signifikan untuk pengurangan biaya lebih lanjut ke depan," kata Alessio Terzi, salah satu penulis studi tersebut.
Penelitian Baru
Para peneliti telah mengembangkan dataset terbesar tentang peluncuran roket hingga saat ini, mencakup 4.405 peluncuran dari tahun 1960 hingga 2025. Mereka menemukan bahwa biaya rata-rata untuk mengirim 2,2 pon (1 kilogram) ke orbit telah menurun dari 3.868 pada tahun 2025 - penurunan sebesar 96%.
Penyebab Penurunan Biaya
Para peneliti menyebutkan dua penyebab utama penurunan biaya ini. "Pertama, akhir Perang Dingin dan peralihan ke apa yang disebut 'New Space', yaitu penggunaan ruang angkasa untuk tujuan komersial, tampaknya telah mempercepat laju pembelajaran - pada era Perang Dingin, negara-negara meluncurkan dengan peluncur nasional mereka tanpa memperhatikan biaya," kata Terzi. "Kedua, data kami menunjukkan percepatan dalam laju pembelajaran ruang angkasa sejak peluncuran Falcon 9 oleh SpaceX dan kemunculan kembali penggunaan roket yang dapat digunakan kembali secara besar-besaran."
Tantangan di Masa Depan
Namun, perbaikan ini mungkin akan terhambat oleh beberapa tantangan, seperti peningkatan sampah ruang angkasa di orbit atau monopoli perusahaan tunggal dalam peluncuran ruang angkasa komersial. Para peneliti juga mencatat bahwa SpaceX saat ini bertanggung jawab atas sekitar 75% dari total payload yang dikirim ke orbit, dan ada insentif ekonomi kuat bagi perusahaan yang ingin memonopoli pasar untuk mengenakan harga yang lebih tinggi kepada klien potensial.
Peringatan untuk Masa Depan
Terzi mengingatkan bahwa "ada perasaan kuat, mungkin ditunjukkan oleh IPO mega-rekor baru-baru ini dari SpaceX, bahwa ruang angkasa sedang berada pada titik balik struktural - saat tren dipercepat." Ia menambahkan bahwa "memprediksi pada saat-saat titik balik struktural sangat sulit secara umum, dan oleh karena itu juga dalam kasus kami."
Kesimpulan
Studi ini menunjukkan bahwa biaya peluncuran roket telah menurun secara signifikan dalam beberapa dekade terakhir, dan berpotensi menurun lagi di masa depan. Namun, perlu diingat bahwa ada beberapa tantangan yang perlu diatasi agar penurunan biaya ini dapat terus berlanjut. Dengan demikian, penting untuk terus memantau perkembangan industri ruang angkasa dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan bahwa biaya peluncuran roket tetap rendah dan terjangkau.