
Artemis III Astronauts Akan Mengirimkan Video 4K dari Orion ke Bumi Menggunakan Laser Starlink SpaceX
Siap-siap untuk Melihat Orion dari Sudut Pandang yang Berbeda
Orion, kapsul luar angkasa yang dikembangkan oleh NASA, akan segera mendapatkan upgrade yang signifikan pada misi Artemis III. Dengan bantuan dari SpaceX, Orion akan dilengkapi dengan dua terminal laser mini Starlink yang dirancang untuk beroperasi pada jaringan Starlink yang sudah ada. Dua panel ini akan dipasang di luar kapsul dan akan meningkatkan kemampuan komunikasi yang sudah ada.
Dengan kemampuan baru ini, diharapkan Orion dapat mengirimkan data dengan kapasitas yang lebih besar ke pusat kontrol misi NASA di Houston, termasuk video langsung dengan resolusi tinggi dari orbit. Misi Artemis III saat ini dijadwalkan untuk paruh kedua tahun 2027 dan juga akan melibatkan kontribusi besar dari SpaceX, yaitu roket Starship.
Starlink, Jaringan Satelit yang Menghubungkan Dunia
SpaceX saat ini mengoperasikan lebih dari 10.000 satelit Starlink di orbit bumi rendah (LEO), yang menyediakan cakupan internet satelit di seluruh dunia untuk terminal nirkabel yang tersedia secara komersial dengan ukuran sekitar laptop. Dengan lebih dari 25.000 laser yang beroperasi di LEO, jaringan Starlink dapat mempertahankan koneksi antara satelit-satelit tersebut, seperti yang dilaporkan oleh NASA.
Sebelumnya, SpaceX telah mendemonstrasikan kemampuan jaringan Starlink sebagai relay komunikasi selama misi Fram2 yang diluncurkan pada tahun 2025. Misi ini merupakan misi swasta yang pertama kali membawa manusia ke orbit kutub bumi. SpaceX sering menggunakan kemampuan datanya yang tinggi untuk menyiarkan video langsung dengan resolusi tinggi dari peluncuran roket Falcon 9 dan Starship.
Artemis III, Misi yang Menuju ke Bulan
Artemis III adalah misi ketiga dalam program NASA yang bertujuan untuk mengembalikan astronot ke bulan dan membangun basis permanen di permukaannya. Misi ini dirancang sebagai latihan untuk kapsul Orion NASA agar dapat bertemu dan berlabuh dengan kendaraan lunar komersial, Starship, dan Blue Moon, di orbit bumi rendah. Ini merupakan langkah yang lebih dekat ke rumah dibandingkan dengan misi Artemis II yang diluncurkan oleh NASA pada April tahun ini.
Artemis II merupakan penerbangan pertama Orion dengan astronot di dalamnya dan melakukan misi selama 10 hari di sekitar bulan. NASA menggunakan komunikasi laser selama Artemis II dengan terminal pada Orion dan stasiun darat di Laboratorium Propulsi Jet NASA di California dan Kompleks Pasir Putih di New Mexico untuk mengirimkan data yang terlalu besar untuk jaringan radio Near Space dan Deep Space NASA. Dengan penerbangan yang tetap di orbit bumi rendah selama Artemis III, keterbatasan komunikasi menjadi lebih mudah untuk diatasi.
Masa Depan Misi ke Bulan
Jika semua berjalan sesuai rencana selama Artemis III, NASA telah menjadwalkan pendaratan bulan pertama pada misi Artemis IV. NASA menargetkan tahun 2028 untuk meluncurkan Artemis IV dan telah memilih Starship sebagai kendaraan lunar yang akan mengembalikan astronot ke permukaan bulan.